Karena Harta Kuabaikan Cinta Istriku

Gambar hanya illustrasi

Karena Harta Kuabaikan Cinta Istriku
 Ini kisah tentang sepasang suami istri yang memiliki dua anak ,walaupun mereka hidup sederhana tapi cukup bahagia .

Sang suami (Faisal) dan istri (Hana) dan kedua anak mereka bernama Dinda dan Dika ,mereka hidup bahagia pada suatu hari saat Hana pergi berbelanja dan dalam perjalanan pulang terjadi kecelakaan yang menimpanya dan ditolong oleh warga sekitar .

Faisal yang menunggu dirumah bersama kedua anaknya mulai tidak sabar karena mereka menunggu makanan yang akan dibawah oleh Hana.Beberapa saat kemudian mereka mendapat kabar dari para tetangga mereka bahwa Hana mengalami kecelakaan dan saat ini sudah berada dirumah sakit.

Mereka segera menuju rumah sakit untuk menjenguk Hana sesampainya dirumah sakit Faisal langsung bertemu dengan dokter untuk menanyakan bagaimana keadaan istrinya .Lalu sang dokter berkata "Istri anda sekarang sudah melewati masa kritisnya akan tetapi karena kecelakaan yang istri anda saat ini mengalami kelumpuhan dari pinggang kebawah" Lalu Faisal bertanya kepada dokter "maksud dokter istri saya tidak bisa berjalan lagi " ,benar ucap dokter yang menangani Hana.

Serelah beberapa saat dokter mengizinkan Faisal bersama dengan kedu anaknya untuk menemui Hana dan dokterpun pergi untuk menanggani pasien lain..Setelah mereka menemui Hana ,Dinda dan Dika berkata mama tidak apa - apakan lalu Hana menjawab "mama tidak apa - apa kok " lalu saat Hana ingin coba duduk dia terkejut karena tubuh bagian bawahnya tidak bisa digerakkan lalu dia bertanya kepada Faisal "mas aku ini kenapa kok kaki saya tidak bisa digerakkan " dan Faisal berkata " Hana kata dokter kamu menggalami kelumpuhan dari pinggang kebawah"jadi maksud mas aku sudah tidak bisa berjalan lagi.

Beberapa minggu kemudian akhirnya Hana boleh keluar dari rumah sakit dan karena Hana menggalami kelumpuhan jadi semua pekerjaan rumah yang biasanya dikerjakan oleh Hana sekarang harus dikerjakan oleh Faisal sendirian seperti menggurus anak - anak membersihkan rumah dan sekarang ditambah harus merawat Hana yang lumpuh .

Akan tetapi Faisal melakukan dengan tulus dan ikhlas .Akan tetapi saat dia mengajak kedua anaknya dan Hana untuk berjalan - jalan ditaman ,beberapa saat kemudian saat Dinda dan Dika sedang asyik bermain dan Faisal menemani Hana yang duduk dikursi roda tiba - tiba ada dua orang wanita yang lewat dan salah satu wanita berkata kepada temannya " hey coba kamu lihat pria itu kok mau sih jalan sama wanita lumpuh seperti nggak ada wanita lain aja padahal cowoknya gantengloh mendingan sama saya aja".Setelah berkata seperti itu mereka lalu pergi.

Lalu Hana bertanya kepada Faisal "mas apa kamu malu yach jalan dengan saya yang dikursi roda seperti kata mereka" dan Faisal menjawab "kamu jangan hiraukan kata mereka ,aku tidak malu kok jalan sama kamu'.Dan hubunggan itu berjalan baik- baik saja.

Akan tetapi setelah dua tahun kemudian Faisal sudah sedikit merasa jenuh dengan yang harus dia lakukan selama ini ,setelah pulang dari kantor dia masih harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga .Saat dikantor Faisal memiliki seorang teman yang bernama Sarah yang memendam rasa suka kepada Faisal sudah sejak lama karena melihat kesabaran Faisal dalam menjalani kehidupan yang begitu berat.

Beberapa hari kemudian Sarah menghampiri Faisal dan bertanya "kamu kenapa sich kok galau gitu aku lihatnya " kemudian Faisal menjawab " gimana nggak galau sich sarah coba kamu pikir setelah pulang dari kantor pasti capek dong harusnya istirahat tapi saya setelah pulang dari kantor masih harus menggurus anak- anak " ,Lalu Sarah berkata lagi " kok bisa gitu sich mas",yach maklumlah karena dua tahun lalu Hana istriku menggalami kecelakaan yang membuatnya lumpuh hingga saat ini.

Lalu Sarah berusaha untuk menghibur Faisal dengan mengajaknya keluar untuk makan siang "mas inikan udah jam makan siang ayo pergi makan siang dengan aku ,biar aku yang traktir deh"tapi sebenarnya Faisal ingin menolak tapi takut menyinggung Sarah menerima tawaran Sarah untuk makan siang.

Disaat sedang makan siang Sarah berkata "mas nanti malam ada waktu nggak saya mau ngajak mas kepesta teman aku soalnya saya belum punya pasanggan untuk ke pesta itu " tapi Faisal menjawab "Sarah kamu tahukan aku sudah punya istri " saya tahu kok mas ,ini cuma ajakan sebatas teman kok mas ucap Sarah.

Disaat Faisal bersiap - siap untuk menemani Sarah kepesta ,Hana yang merasa heran dengan gelagat suaminya lalu bertanya "mas mau pergi kemana sich ? kok rapi banget "lalu Faisal menjawab"ini loh saya mau pergi kepesta teman kantor yang sedang berulang tahun" ,karena Hana yang merasa tingkah suaminya yang berubah belakanggan ini berkata "kok aku nggak diajak sich mas kepesta teman mas ,apa mas malu yach punya istri lumpuh".

Setelah mendengar pertanyaan Hana didalam hati Faisal berkata "sebenarnya saya sudah lelah hidup seperti ini "akan tetapi dia tidak mengatakannya dia hanya berkata "Hana ini saya mau pergi kepesta kamu jangan merusak suasana hati saya dengan pertanyaamu itu" setelah itu Faisal berjalan pergi meninggalkan Hana.

Setelah itu Faisal menjemput Sarah untuk pergi kepesta temannya ,saat di pesta teman Sarah secara menggejutkan Sarah menyatakan perasaannya kepada Faisal dengan berkata"mas saya ingin bilang padamu bahwa saya sudah sejak lama menyukai kamu mas".

Faisal yang terkejut mendengar perkataan Sarah lalu berkata "Sarah kamu tahukan kalau saya sudah punya istri ",iya mas saya tahu Sarah hanya ingin mengungkapkan perasaan saja kok mas lanjut Sarah menambahkan.Tapi jika suatu saat mas mau menerima Sarah .Sarah pasti dapat membahagiakan mas.

Setelah beberapa saat pestapun berakhir ,kemudian Faisal menggantarkan Sarah pulang saat sampai dirumah Sarah ,Faisalpun diajak untuk mampir begitu masuk dalam kerumah diapun terkejut ternyata rumahnya sangat besar karena hal itulah.

Setelah berpamitan untuk pulang saat didalam perjalanan pulang Faisal mulai berpikir tentang pernyataan Sarah padanya ,Faisalpun mulai memikirkan "jika dia terus hidup bersama dengan Hana dia setiap hari setelah pulang dari kantor masih harus menggerjakan pekerjaan rumah seperti membersihkan rumah dan menggurus anak - anak tapi jika saya memilih untuk menerima cinta Sarah saya bisa hidup mewah dan tidak perlu lagi capek harus menggerjakan pekerjaan rumah.

Seminggu kemudian setelah hari itu ,Faisalpun mengajak Sarah bertemu untuk menyatakan perasaannya "Sarah sebenarnya saya juga mulai suka padamu maukah kamu menjadi istriku ",kemudian Sarah menjawab "saya sich mau aja mas tapi bagaimana dengan istri mas",kalau masalah Hana kamu jangan khawatir saya akan segera menceraikannya.

Beberapa hari kemudian ,Faisalpun pergi meninggalkan Hana dan kedua anak mereka dengan alasan bahwa dia sudah tidak tahan lagi harus hidup seperti ini .Hana lalu bertanya "kamu kenapa sich mas kenapa tiba - tiba berubah seperti ini, pasti alasannya bukan itu mas pasti ada wanita lainkan mas ,ayo jawab mas ".Terserah kamu mau berpikir apa yang penting saya mau keluar dari rumah ini karena sudah tidak tahan.

Dan akhirnya Faisal tinggal bersama dengan Sarah dan sudah pasti Faisal mendapatkan semua yang diinginkannya bisa hidup enak tanpa harus bekerja keras dan tidak perlu lagi menggurusi pekerjaan rumah yang selama ini dia lakukan ,namun kebahagiaannya hanya bertahan selama 3 tahun .

Faisal terkena serangan jantung mendadak ,dan dokter menvonis terkena stroke ringan yang menyebabkannya salah satu kakinya lumpuh karena Sarah mengetahui hal itu dan dia tidak mau direpotkan harus menggurus Faisal yang lumpuh akhirnya Sarah memutuskan untuk meninggalkan Faisal dan menggusirnya dari rumah.

Setelah kejadian itu dia menyesal meninggalkan keluarganya hanya untuk wanita seperti ini,dan Faisalpun berniat untuk kembali dengan Hana akan tetapi Hana sudah menikah lagi dengan pria lain yang bisa menerima Hana apa adanya ,disaat itulah Faisal akhirnya merasa kehilangan segalanya .Namun apa daya semua sudah terjadi yang bisa dia lakukan saat ini hanya mengikhlaskannya.

TAMAT

 
 

 


 

            

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Khianati Suamiku Demi Gaya Hidup

Kutukar Cinta Istriku Dengan Penyesalan